Bagas Ravera Enggar Pratama Fauzi

SNA TAMAN FIRDAUS urung terima bantuan

MENGGALA (Lampost): SMA Taman Firdaus, Penawar Aji, urung mendapatkan anggaran pusat (block grant). Pasalnya, tanpa alasan jelas, bantuan untuk sekolah tersebut dialihkan ke SMA Jasa Bhakti di Kecamatan Meraksa Aji.

Mukmin, Kepala SMA Taman Firdaus yang ditemui beberapa hari lalu, mengaku semula SMA Taman Firdaus bersama 24 sekolah lain mengajukan bantuan dana dari pusat. Mereka telah melengkapi semua persyaratan.

Namun entah apa sebabnya, tiba-tiba nama sekolah mereka dicoret dan kemudian digantikan SMA Jasa Bhakti.

“Dananya sih belum dicairkan, tapi yang pasti sekolah kami tidak bakal menerimanya karena dialihkan,” ujar Mukmin. Ia kecewa dengan pengalihan tersebut mengingat semua persyaratan telah dipenuhi.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Sekolah Menengah Diknas Tulangbawang Ali Sohri yang dikonfirmasi Kamis (19-6) menyatakan tidak mengetahui penyebab dialihkannya anggaran yang sebelumnya sudah diplot untuk SMA Firdaus.

Menurut dia, program block grant itu merupakan dana pusat dan Dinas Provinsi yang bertanggung jawab atas pelaksanaan proyek tersebut.

Dia juga tidak tahu menahu kriteria penilaian Diknas untuk meloloskan sekolah mana yang lulus verifiksi karena Tim Provinsi tidak melibatkan Kabupaten.

“Mestinya kami di daerah diberi tahu. Kami juga kecewa dengan Tim Provinsi yang tidak mendengar masukan Kabupaten. Padahal, hal itu penting mengingat orang kabupaten lah yang tahu persis kondisi sekolah di Tulangbawang,” ujar Ali.

Berbeda dengan dana alokasi khusus (DAK), nilai bantuan block grant®MDUL¯ disesuaikan dengan kebutuhan sekolah masing-masing. Dia mencontohkan jika sekolah kekurangan ruang kelas, pengelola sekolah perlu mengajukan pembangunan lokal baru atau rehab. Besaran dana bantuan yang diterima sekolah itu tidak sama dengan yang lain.

Dalam kaitan itu, dia menyatakan kejanggalan atas bantuan dana rehab yang diterima SMA Negeri Tulangbawang Udik. Sebab, sekolah itu masih baru. Di lain pihak, sekolah yang dinilai cukup membutuhkan malah tidak mendapatkan dana block grant.

Ali mengakui saat pengajuan dana bantuan, ke-25 sekolah menengah itu memenuhi syarat. Entah bagaimana, dari ke-25 sekolah itu, ada pengajuan yang tidak digolkan dan kemudian dialihkan ke SMA Jasa Bhakti. n WID/D-2

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: